Juknis Cerita Islami MAPSI SD 2026
+ 2 Contoh Cerita Lengkap
Lomba Seni Cerita Islami (Mendongeng) menjadi salah satu cabang yang paling dinantikan dalam MAPSI SD XXVII Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026. Banyak peserta yang punya suara bagus dan ekspresi kuat, tapi sering gagal karena tidak sesuai dengan ketentuan Juknis. Kali ini kita akan mengupas secara jelas apa saja yang diatur dalam Juknis, lalu saya berikan 2 contoh cerita lengkap yang sudah memenuhi semua syarat.
1. Ketentuan Cerita Islami Menurut Juknis MAPSI 2026
Berdasarkan Petunjuk Teknis resmi yang dikeluarkan KKG PAI SD Provinsi Jawa Tengah, cabang Lomba Seni Cerita Islami / Mendongeng memiliki aturan yang cukup ketat. Berikut ringkasannya:
Materi yang Diperbolehkan
- Hanya kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq
- Umar bin Khattab
- Utsman bin Affan
- Ali bin Abi Thalib
Peserta dilarang menceritakan kisah di luar empat tokoh di atas. Jika melanggar, nilai bisa dikurangi atau bahkan didiskualifikasi.
Ketentuan Teknis Penampilan
- Waktu maksimal 7 menit. Bagian yang melebihi 7 menit tidak dinilai.
- Tidak boleh membawa alat peraga, kecuali yang melekat di badan (sorban, kopiah, tongkat, tasbih).
- Peserta wajib menyerahkan rangkuman naskah yang diketik rapi kepada juri (sebagai acuan, tidak dinilai).
- Penilaian mencakup: Vokal (kualitas suara, intonasi, artikulasi, ekspresi), Penyajian (materi, harmonisasi, improvisasi), dan Penampilan (blocking, gesture, ekspresi panggung).
Dengan memahami aturan di atas, peluang juara jauh lebih besar. Sekarang mari kita lihat contoh nyatanya.
2. Contoh Cerita Islami 1 – Abu Bakar Ash-Shiddiq
Abu Bakar: Sahabat yang Mengorbankan Segalanya
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Anak-anak sekalian, pernahkah kalian membayangkan seseorang yang rela menghabiskan seluruh hartanya hanya demi Allah dan Rasul-Nya? Itulah Abu Bakar Ash-Shiddiq, sahabat paling dekat Rasulullah ﷺ.
Pada suatu hari, Rasulullah ﷺ mengumpulkan para sahabat untuk mengumpulkan dana pembebasan budak-budak Muslim yang disiksa orang Quraisy. Umar bin Khattab datang membawa separuh hartanya. Ia merasa sudah berbuat banyak. Tapi ketika Abu Bakar datang, beliau membawa seluruh hartanya. Rasulullah ﷺ bertanya, “Wahai Abu Bakar, apa yang kau tinggalkan untuk keluargamu?” Dengan tenang Abu Bakar menjawab, “Aku tinggalkan untuk mereka Allah dan Rasul-Nya.”
Tidak hanya itu. Ketika Rasulullah ﷺ hijrah ke Madinah, Abu Bakar menemani beliau di Gua Tsur. Di dalam gua yang gelap dan penuh bahaya, Abu Bakar menangis bukan karena takut mati, melainkan takut jika Rasulullah ﷺ terluka. Ia bahkan memasukkan kakinya ke dalam lubang agar ular tidak menggigit Rasulullah ﷺ.
Subhanallah… betapa besar pengorbanan sahabat ini. Ia tidak pernah menghitung-hitung apa yang ia berikan. Semua hanya karena cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Cerita di atas berdurasi sekitar 5,5–6 menit jika dibawakan dengan ekspresi. Fokus pada satu peristiwa kuat (pengorbanan harta + Gua Tsur), alur jelas, dan ditutup dengan pesan moral.
3. Contoh Cerita Islami 2 – Umar bin Khattab
Umar bin Khattab: Khalifah yang Takut akan Tanggung Jawab
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Anak-anak, tahukah kalian siapa sahabat yang begitu ditakuti musuh, tapi hatinya sangat lembut di hadapan Allah? Dialah Umar bin Khattab, khalifah kedua setelah Abu Bakar.
Suatu malam, Umar berjalan menyusuri jalan-jalan Madinah. Tiba-tiba ia mendengar suara tangisan anak-anak dari sebuah rumah kumuh. Ia menghampiri dan melihat seorang ibu sedang memasak batu di atas api. “Ibu, mengapa memasak batu?” tanya Umar. Ibu itu menjawab dengan lirih, “Aku menipu anak-anakku. Aku bilang ini makanan, supaya mereka tidur dengan harapan. Padahal kami sudah tiga hari tidak makan.”
Air mata Umar berlinang. Ia segera berlari ke Baitul Mal, memanggul sendiri karung gandum dan kurma di pundaknya. Seorang sahabat menawarkan bantuan, tapi Umar menolak, “Apakah engkau yang akan menanggung dosaku di akhirat nanti?”
Sesampainya di rumah ibu tersebut, Umar memasak sendiri makanan itu hingga matang. Anak-anak itu makan dengan lahap, lalu tertawa gembira. Umar tersenyum, tapi hatinya masih berat. Ia berkata dalam hati, “Ya Allah, jika aku lalai menjaga rakyatku, maka goncangkan bumi ini untuk menghukumku.”
Itulah Umar. Ia takut bukan kepada manusia, melainkan kepada Allah atas amanah yang dipikulnya.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Cerita kedua ini juga sudah memenuhi semua syarat Juknis: fokus pada Umar, ada konflik emosional, penutup pesan yang kuat, dan mudah dilatih dalam waktu 6–7 menit.
4. Mau Lebih Banyak Naskah Siap Pakai?
Dua contoh di atas hanya sebagian kecil. Di paket e-book kami tersedia 16 naskah cerita Islami lengkap yang sudah disesuaikan dengan Juknis MAPSI 2026:
- 4 naskah Abu Bakar (berbagai sudut pandang)
- 4 naskah Umar bin Khattab
- 4 naskah Utsman bin Affan
- 4 naskah Ali bin Abi Thalib
Setiap naskah dilengkapi panduan melatih: cara mengatur napas, teknik intonasi, gesture yang disarankan, dan tip menghafal cepat. Langsung bisa dipakai latihan hari ini.
Dapatkan 16 Naskah Cerita Islami + Panduan Latihan
Sudah disesuaikan Juknis MAPSI SD XXVII 2026. Siap tampil, siap juara.
AMBIL 16 NASKAH SEKARANG →Selain naskah cerita, persiapan MAPSI juga membutuhkan latihan soal PAI-BTQ dan materi khitabah. Semua sudah kami siapkan dalam paket lengkap di bawah ini.
Produk Persiapan MAPSI
Siapkan anak Anda juara MAPSI SD XXVII Jawa Tengah 2026 dengan materi lengkap, terstruktur, dan sesuai Juknis.
BANK SOAL PREMIUM
- 600 Soal Try Out
- 6 Paket + Kunci + Pembahasan
- 20 Kuis Premium + 400 Soal Tambahan
- Bonus Soal Cerdas Cermat
- Bonus Panduan Guru
- Terintegrasi Google Form
- Full Colour • 250+ halaman
RANGKUMAN PAI & BTQ
- 6 Bidang Materi Lengkap
- Peta Belajar
- Lensa HOTS
- Cheat Sheet
- Infografik & Tabel
- Bonus Latihan Cerdas Cermat
- Mudah dipahami
BUNDLE 4 E-BOOK
2. Rangkuman PAI & BTQ
3. Khitabah 14 Naskah
4. Cerita Islami 16 Naskah
Siap Bawa Pulang Piala MAPSI 2026?
16 naskah cerita Islami + bank soal + rangkuman + khitabah — semua dalam satu paket hemat.
AMBIL BUNDLE SEKARANG →