10 Pesan untuk Mahasiswa


بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّØ­ْÙ…َÙ†ِ الرَّØ­ِÙŠْÙ…ِ
اللَّÙ‡ُÙ…َّ صَÙ„ِّ عَÙ„َÙ‰ Ù…ُØ­َÙ…َّدٍ

Teruntuk adik - adik mahasiswa, saya pernah merasakan sebagai mahasiswa baru, penugasan makalah, PPL, KKN bahkan pahit manisnya skripsi. Oleh karena itu, sebagai kakak yang lebih dulu berproses, di sini saya ingin menyampaikan beberapa hal untuk kalian adek-adek mahasiswa entah mahasiswa baru, semester tengah atau semester akhir. 

Ada beberapa hal yang ingin  saya sampaikan, diantaranya:

1. Kuliah beda dengan SMA

Kamu harus sadar dan move on dari budaya SMA. Yaitu budaya dibimbing guru, dituntun seperti anak-anak yang sedang berjalan. Di Kampus belajar tidak belajar, mengerjakan tugas atau tidak, selesai atau tidak skripsinya, kita sendiri yang menanggung resikonya, jarang sekali ada dosen yang perhatian sampai mengejar-ngejar siswa seperti SMA. Sehingga kamu harus move on dari SMA menanamkan kemandirian mahasiswa

2. Nikmati - Kuasai Jurusanmu

Apapun jurusanmu sekarang adalah itu duniamu. Saya tau, memang banyak yang jurusannya sesuai keinginan, tapi banyak pula yang terpaksa mengambil sebuah jurusan karena keterpaksaan, entah terpaksa karena orang tua, karena jurusan impian tidak diterima atau alasan lainnya, yang seringkali membuat kita kurang menikmati masa-masa kuliah.

Saya pun pernah merasakan hal itu, saat mempunyai impian masuk kampus negri, akhirnya terpaksa masuk swasta daripada tidak kuliah sama sekali. Dari semester 1 kurang menikmati jurusan, bahkan masih ada penyesalan. Hingga akhirnya bertemu dosen inspiratif dan saya pun tersulut di semester 5.

Kenapa harus Nikmati?

1. Apa yang terjadi pada kita semua itu sudah ada yang mendesain, yaitu Alloh. Dan rencana Alloh selalu mengandung hikmah, walaupun saat itu kita belum bisa merasakannya. contohnya dulu saya menyesali masuk jurusan X, ternyata sekarang setelah dewasa dan di dunia nyata/kerja sangat bermanfaat sekali jurusan itu.
2. Menyesali apa yang telah terjadi akan membuat hati semakin dan terus terlukai, sehingga jalan terbaik adalah kita memaksa diri untuk menikmati, sembari memberikan sugesti bahwa PASTI ADA HIKMAHnya di balik semua ini entah esok maupun kemudian hari.


Kenapa haru Kuasai?

Setelah kamu menikmati, sekarang berusahalah menguasai jurusanmu. Jangan sampai kamu mengambil jurusan X, tapi ketika bertemu orang ditanya tentang X, tapi kamu tidak nyambung karena belum paham. Sehingga mulai sekarang, AYO KUASAI.

Caranya bagaimana? Sangat simpel

1. Simak penjelasan dosen
2. Kerjakan tugas tidak hanya asal copas, tapi dibaca dengan seksama
3. Baca buku pendukung yang bisa kamu dapatkan di perpustakaan atau beli sendiri
4. Setelah membaca, diskusikan dengan teman-teman atau dosen
Dengan cara itu insha Alloh kamu akan sedikit menguasai jurusanmu. Jika masih haus ilmu, kamu bisa mengkaji keilmuwan lain, misal kamu jurusan pendidikan, kamu bisa mengkaji ilmu psikologi, sosial atau lainnya sehingga menjadikan keilmuanmu interkonektif, yaitu mempunyai kesinambungan antar ilmu.

3. Persiapkan skill/keahlianmu

Hei kamu……..tau ga? Kalau belum tau, coba deh cek / teliti sendiri, yaitu betapa banyaknya orang yang sekarang bekerja tidak sesuai dengan jurusannya dulu saat sekolah/kuliah. Contoh jurusan akuntansi bekerja sebagai marketer, jurusan guru kerja sebagai web developer dsb.
Apakah salah? Oh tidak
Artinya ada suatu hal yang harus kita miliki selain ilmu jurusan kita, yaitu life skill atau keahlian. Hal ini sangat dibutuhkan nanti saat kamu sudah lulus. Karena dunia kerja tidak hanya memandang ijazah kita, bahkan perusahaan sebesar google sekarang tidak lagi melihat ijazah, tapi keahlian. Jadi pastikan kamu sekarang mengasah keahlian yang sangat bermanfaat setelah lulus.

Lalu apa saja keahlian yang prospeknya bagus atau sebaiknya kamu miliki sekarang?
  1. Desainer
  2. Web developer
  3. Entrepreneur / Marketer
  4. Photografer
  5. Content creator
Dan sebagainya, saya sendiri dari dulu mengasah keahlian di nomor 2 – 3, dan sekarang masya Alloh manfaatnya luar biasa.

4. Gunakan waktu luangmu

Apa yang terjadi hari ini adalah apa yang kita lakukan di masa lalu
Apa yang akan terjadi di masa depan adalah apa yang dilakukan sekarang.
Jadi,,, adik adik mahasiswa, gunakan waktu luangmu sebaik mungkin. Kalian ga akan lama di bangku kampus, akan tiba saatnya semua ini akan tinggal kenangan. Jadikan lah saat ini menjadi kenangan terindah, yaitu dengan memanfaatkan waktu sebaik mungkin
Ga masalah nongkrong ngobrol dengan teman, tapi jangan berlebihan, tetaplah ingat tanggung jawab.
Ga masalah healing - healing, tapi tetap pegang teguh mimpi-mimpimu
Karena saya sendiri mengalami, kuliah +- dari jam 08:00 sampai 13:00, saya bisa menggunakan untuk berorganisasi atau jualan walaupun tak seberapa keuntungannya.

5. Kuatkan Motivasi dan Impianmu

Dulu saya mempunyai impian menjadi pengusaha, walaupun baru berdagang es dawet. Tapi mimpi itu begitu kuat dan akhirnya mimpi dan motivasi yang menjadi bahan bakar kita dalam melewati kehidupan.
Jadi sekarang kamu tuliskan mimpi-mimpimu di masa depan, biarpun ditertawakan. Sekedar bukti dulu saya menonton sebuah video mahasiswa IPB yang menuliskan 100 mimpi dan Qadarullah hampir semuanya terwujud. Lantas akupun ikut menuliskan mimpi : melanjutkan S2 beasiswa, menikah umur 25 tahun, mengikuti lomba tingkat provinsi nasional, mempunyai usaha dan menerbitkan buku. Atas berkat rahmat Alloh, semua itu telah Alloh wujudkan

Jadi sekarang, bayangkan dan tuliskan mimpi-mimpimu. Ga usah malu, karena kita ga tau apa yang akan terjadi di masa depan, Insha Alloh apa yang sekarang kamu tuliskan, Alloh lah yang akan mewujudkan

6. Ingat orang di rumahmu

Saat kamu kurang motivasi dalam menjalani status sebagai mahasiswa, ingatlah 2 sosok yang telah rela berkorban jiwa raga dan harta untuk kita, yaitu Bapak dan Ibu. Orang tua kita begitu sayang, mereka merelakan berpisah jauh dengan kita, mengeluarkan biay yang begitu besar, menghabiskan hari demi hari untuk mendoakan kita dan semua pengorbanan mereka yang mungkin tak pernah kita bayangkan. Plisss teman-teman, jangan kecewakan, mereka hanya ingin masa depan kita lebih cerah bahkan lebih baik dari mereka.

Please, kita jangan egois. Demi gengsi, demi pacar, demi game dan demi apapun sampai kita lupa 2 orang yang telah lama menunggu kebahagiaan dari kita. Jika saat ini kita belum bisa memberikan kebahagiaan berupa materi, minimal berilah kebahagiaan berupa informasi misal bercerita antusias di hadapan mereka tentang apa yang kita dapatkan di kampus, atau jika belum bisa juga, jangan sampai ada kabar ke telinga mereka karena keburukan yang kita lakukan, apalagi sampai kita melakukan kejahatan yang membuat mereka meneteskan air mata kekecewaan.

Please… mereka ga akan lama lagi, marilah berusaha sekuat tenaga membuat mereka bahagia di sisa hidupnya. Karena kunci surga neraka dunia akhirat kita salah satunya ada di mereka.

7. Belajar kepemimpinan dengan berorganisasi

Jangan hanya jadi KU-PU KU-PU, Kuliah-Pulang. Jangan hanya belajar di dalam kelas, tapi belajarlah berorganisasi, karena di situlah kita dilatih mempunyai jiwa kepemimpinan. Mulai dari berani berbicara di muka umum, mengeluarkan pendapat, menyusun program, saling membantu dan sebagainya yang semua itu kurang maksimal jika hanya mengandalkan aktivitas di kelas.

Mau bisa memilih organisasi mahasiswa yang sesuai hobi maupun keinginanmu. Misal Jurnalistik, BEM, HMI, LDK dan sebagainya
Tapi ingat, saat sudah nikmat berorganisasi jangan lupa tanggung jawab utama kita, yaitu akademik kuliah harus selesai tepat waktu, jangan sampai menunda bahkan DO

Karena dulu selain sebagai mahasiswa, saya aktif berjualan, berorganisasi di HMI dan YEC, bahkan tidak jarang ikut ngaji entah di pesantren atau di masjid, yang semua itu sekarang sangat terasa manfaatnya

8. Jangan Malu selagi benar

Kebayang ga? Jualan di alun-alun ketemu teman sendiri bahkan dosen. Malu bukan main, tapi saat itu saya berlatih untuk melawan rasa malu selagi tidak melakukan kesalahan. Dan ajaibnya, di saat merasakan malu, justru mereka mendoakan yang terbaik untuk kita.
Jadi lawanlah rasa MALU – MINDER dalam diri kita. Seperti berbicara di depan, beranikan diri. Kalau tidak sekarang mau kapan lagi, jadilah Inspirasi bagi keluargamu di kemudian hari

9. Lulus Tepat Waktu

Tau ga? Fase paling menentukan dari kuliah S1 adalah skripsi. Setelah mengalami, memang berat sekali mengerjakan skripsi, tapi berat lagi kalau melihat teman seangkatan bahkan sekelas saat wisuda, sedangkan kita belum bisa wisuda, berattt sakittt tak berdarah. Oleh karena itu kamu harus berusaha sekuat tenaga dan pikiran dalam mengerjakan skripsi.

Alhamdulillah saya lulus S1 tepat waktu, bahkan S2 yang harusnya selesai 2 tahun, alhamdulillah 1,5 tahun sudah selesai. Jadi adik-adik mahasiswa, ayooo semangatttt.

Pengen tahu tips nya? Singkatnya

  1. Rajin membaca, terutama buku yang berkaitan dg jurusanmu
  2. Belajar lah menulis, menulis apapun. Seperti ini saya menulis panjang lebar, sudah menjadi hobi
  3. Suka diskusi
  4. Jika sudah mulai menyusun skripsi buatlah TIME LINE yang jelas, misal bulan ini mengerjakan apa, berikutnya targernya apa dst
  5. LibatinAlloh, mintalah ke Alloh agar diberikan keberkahan dan kemudahan. Sebutlah kata SKRIPSI dalam doamu, minimal setelah solat 5 waktu

10. Jaga Shalat – Hindari Maksiyat

Pesan terakhir buat kalian, mengutip ayat Surat Muhammad Ayat 7

ÙŠَا Ø£َÙŠُّÙ‡َا الَّØ°ِينَ آمَÙ†ُوا Ø¥ِÙ†ْ تَÙ†ْصُرُوا اللَّÙ‡َ ÙŠَÙ†ْصُرْÙƒُÙ…ْ ÙˆَÙŠُØ«َبِّتْ Ø£َÙ‚ْدَامَÙƒُÙ…ْ

Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.

Ahli tafsir menjelaskan yang dimaksud menolong Alloh yaitu menjalankan kewajiban-kewajiban yang telah Alloh tetapkan dan menghindari laranganya, jika hal itu dilakukan niscaya Alloh akan menolong kita di setiap langkah kehidupan, termasuk melewati ujian semester, sidang skripsi bahkan menemukan pekerjaan atau usaha yang berkah.

Jaga Shalat! Kenapa dengan shalat?

Karena ini ibadah paling utama yang menjadi tiang agama kita. Sebesar apapun dosa kita, tetap lah shalat. Insha Alloh, Alloh akan mengampuni dosa-dosa kita

Hindari Maksiyat

Tau kan? Hanya dosa-dosa lah yang menghalangi manusia dari rahmat Alloh. Maksiyat sekarang bisa jadi dampaknya ada di masa depan. Lalu maksiat apa yang rentan terjadi di mahasiswa? Yaitu meninggalkan shalat dan ZINA. Marilah kita menghindari itu karena dosa besar, yang bisa jadi nikmat sesaat tapi dampaknya luar biasa, akan berdampak pada masa depan.
===========================
Itu lah 10 pesan buat teman-teman / adik-adik mahasiswa, semoga Alloh memberikan keberkahan dan kemudahan ke kita dalam menjemput kesuksesan dunia dan akhirat. Silahkan sebarkan tulisan ini ke semua teman2mu agar tertular semangat

Yuk baca ðŸ‘‰  
Jangan lupa untuk mengisi ðŸ‘‰  

Alhamdulillah
Kebumen, 10 September 2022

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top